Amankah Bersepeda Folding Bike?

dicopy dari: http://b2w-jogja.web.id/2009/03/26/amankah-bersepeda-folding-bike.html

Bike-crashSepeda lipat mempunyai anatomi yang sangat berbeda dengan sepeda-sepeda lain. Untuk menyesuaikan diri dengan tubuh pengendara, maka biasanya ukuran yang paling populer (16 atau 20 inch), bila dikendarai sepeda lipat akan dipanjangkan handlebar-post dan seat-post-nya. Dengan struktur yang jangkung, menuntut feeling pengendalian yang berbeda dengan sepeda konvensional. Bagaimanapun pengendalian sepeda tidak akan sesempurna sepeda yang konvensional. Dengan struktur seperti ini tentunya rigiditas juga tidak sebaik sepeda konvensional. Adanya benturan atau hentakan ketika melibas hambatan jalan, jelas akan menjadikan deviasi pada pengendalian akan lebih terganggu. Pada keadaan yang ekstrem bukan mustahil risiko mencederai pengendaranya akan lebih besar.

Hampir semua pengendara folding bike pasti pernah mengalami keadaan tiba-tiba kemudi sepeda menjadi liar dan cenderung tak terkendali. Hal mengejutkan ini, sebagai akibat kendornya folding-box pada handlebar dan handle-stem. Ya, memang dengan bisa dilipatnya sepeda, akan ada beberapa folding-box yang semuanya menjadi titik lemah, baik hanya berupa kekendoran atau malahan patah. Jangan dilewatkan juga, titik-titik quick-release (QR) yang tiba-tiba kendor, karena kebanyakan folding-bike yang beredar saat ini tidak mempunyai QR yang sempurna. Sering seatpost melorot dan pengendalian menjadi canggung secara tiba-tiba. Untuk itu sebaiknya anda harus memastikan, bahwa semua folding-box dan QR sudah terkunci dengan benar sebelum mengendarai folding-bike. Berhenti sebentar atau kalau ada kesempatan untuk berhenti di tengah jalan untuk memeriksa kekencangan folding-box dan QR di sepanjang perjalanan secara periodik adalah suatu langkah kehati-hatian yang baik.

Jangan dilupakan, untuk membaca kemampuan folding bike membawa beban pada spesifikasi atau manualnya. Folding bike mempunyai keterbatasan menyangga bobot tubuh pengendaranya. Hal yang bila diabaikan akan menyebabkan kerusakan pada konstruksi. Beberapa folding-bike dilengkapi dengan bike-rack yang bisa dipakai membawa barang bawaan. Perhitungkan dengan baik, berapa pertambahan bobot yang harus disangga folding bike. Titik yang paling lemah untuk masalah ini adalah pada frame folding-box. Kerusakan bisa terjadi seketika, tetapi yang paling sering setahap demi setahap timbul kerusakan pada sistem locking, yang jelas akan menjadi suatu hal yang berbahaya.

Folding bike memang mempunyai beberapa keunggulan, tetapi harus juga disadari mempunyai banyak kelemahan. Untuk itu dituntut kehati-hatian yang lebih untuk mengendarainya dibandingkan sepeda yang konvensional. Selain itu, tetap gunakan perangkat keamanan (helmet), meskipun mengendarai folding-bike hanya untuk bersantai saja. (GSI)

March 26, 2009 | oleh Wien |
Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: