Tips Bersepeda Gunung

dicopy dari: http://bungaliani.wordpress.com/2009/01/12/tips-bersepeda-gunung/

Seperti kegiatan tiap minggu sebelumnya, pastinya kegiatan sepeda saya selalu dengan ruter yang bervariasi, pada saat mengikuti pertama kali kegiatan sepeda ini saya merasakan cape luar biasa bahkan boleh dibilang saya sampai tidak kuat untuk mengayuh….mungkin namanya pemula dengan sepeda barunya hehehehe.

sepedaomiNah di kegiatan selanjutnya saya mempelajari kesalahan apa yang terjadi pada saat saya mengayuh sepeda dan saya akui ternyata saya tidak bisa memainkan pindah gigi di saat treck lurus, turunan dan tanjakan. Dari situ saya bisa memperhitungkan kapan saatnya kita memindahkan gigi agar kita tetep bisa menggenjot sepeda kita sesuai dengan treck yang kita lalui. Nah ini adalah salah satu tips yang saya pelajari dari kegiatan sepeda selama ini.

Treck Lurus / Jalan Datar.

Pada saat treck lurus alias jalanan datar sebaiknya kita menggunakan gigi yang ada dikanan (selanjutnya baca GKa) pada posisi 7, sedangkan posisi gigi yang dikiri (selanjutnya baca Gki) bisa bervariasi antar 2 atau 3.

Treck Turunan

Pada saat trek ini diusahakan posisi (Gka) adalah 7 dan yang (Gki) adalah 3, karena pada saat kecepatan tinggi ketika kita akan menambah kecepatan akan dengan mudah mengayuhnya lain ketika posisi (Gki) pada saat posisi 2 atau 1 akan tidak terasa kayuhan kita.

Treck Tanjakan

dscn03041Untuk treck yang satu ini posisi gigi yang dikanan (GKa) dan dikiri (GKi) bisa bervariasi tergantung seberapa tajam tanjakan yang kita lalui. Bila kemiringan masih 5 derajat saya rasa (Gka) bisa tetep di 7 tapi dengan (Gki) adalah 2 atau 3, dan apabila terasa berat (Gka) bisa diturunkan ke 6 dengan (Gki) 2. Bila kemiringan berada pada posisi 10-30 derajat (GKa) bisa pada posisi 5, 4, dan 3 dengan (Gki) pada posisi 2 kalo pake posisi 1 memang terasa ringan banget tapi paha dan kaki dijamin cepet pegel. dan apabila treck tanjakan ini terasa makin curam kalo saya pribadi ketika mengikuti kegiatan pada tanggal 04 Januari 2009 Jalur JPG-KRAMATWATU-WARINGIN KURUNG-(VIA BINANGUN)-TAKTAKAN pad saat itu tanjakan terasa curam dengan kemiringan kurang lebih 30-35 derajat saya selalu menggunankan (Gka) pada posisi 1 atau 2 sedangkan (GKi) diposisi 2.

Sebaiknya pada saat jalanan datar diusahakan (GKi) jangan berada pada gigi 1, ringan memang kayuhan kita cuman paha akan terasa cepet pegelnya, hal ini pula terjadi pada anggota baru kami ketika kegiatan kemaren yang bisa dikatakan Seru dan basah-basahan, saya perhatikan ada kesalahan yang dilakukan oleh para peserta baru mulai dari posisi duduk, kemudian penggunanan gigi tadi.

Dan yang penting kalo emang udah ga kuat buat mengayuh bener kata bosnya sepedaan.com ga usah malu buat bilang …“mas saya ga kuat nih..”, itu lebih baik daripada kita tetep maksain alih-alih cari sehat malah ga sehat.

Ok cukup sekian dulu tips dari saya, pada intinya semua cara bersepeda tergantung kebiasaan kita…..enak menurut saya belum tentu menurut anda…so ….AYO BERSEPEDA !!!

Buat arieinfanto mohon ijin saya ngambil photonya sekalian ta edit dikit biar jelas postingan saya ini.

3 responses to this post.

  1. semoga nantinya kesadaran bersepeda mampu menekan penggunaan kendaraan bermesin untuk egiatan sehari-hari

    Reply

  2. Posted by Arie Infanto on 2011/06/01 at 10:38

    Bersepeda…kegiatan yang asik. Hilang lelahnya setelah menikmati perjalanannya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: